Terlalu banyak mineral berbahaya bagi tubuh! Ketahui mana yang harus diperhatikan

Untuk menjaga tubuh tetap sehat dan seimbang, penting untuk mengonsumsi makanan dengan cara yang teratur - yaitu, tanpa berlebihan (termasuk buah dan sayuran). Apa yang banyak orang tidak tahu adalah bahwa beberapa mineral, jika dikonsumsi secara berlebihan, dapat merusak fungsi tubuh. Akibatnya, mereka menyebabkan penyakit, kelemahan pada otot dan, dalam beberapa kasus, memiliki efek toksik pada tubuh. Agar Anda tidak mendapatkan mineral, kami mencantumkan yang harus dikonsumsi dengan hemat. Saksikan berikut ini!

Natrium yang berlebihan menyebabkan tekanan darah tinggi dan merangsang hilangnya kalsium

Sodium merupakan salah satu mineral utama yang perlu dikonsumsi secara moderat, lho? Hal ini karena, jika berlebihan dalam darah, tekanan darah cenderung meningkat, yang dapat menyebabkan hipertensi dan, akibatnya, penyakit kardiovaskular yang lebih serius. Selain itu, jika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang, natrium dapat menyebabkan batu ginjal dan mengganggu keseimbangan tubuh - dapat mengurangi, misalnya, penyerapan kalsium oleh tubuh (mineral fundamental bagi kesehatan tulang) .

Dengan pemikiran tersebut, tip yang baik adalah mencoba mengurangi penggunaan garam dalam penyiapan makanan setiap hari. Idealnya adalah mengganti bahan dengan bumbu alami dan sehat lainnya, seperti paprika dan sayuran. Ini adalah saran yang bagus untuk mereka yang mencari gaya hidup yang lebih sehat!

Kalsium yang berlebihan bisa melemahkan tulang

Siapapun yang beranggapan bahwa kalsium dapat dikonsumsi dengan cara yang tidak terbatas adalah salah. Meskipun mineral penting untuk memperkuat tulang dan otot - dan sangat diperlukan dalam makanan sehari-hari - mineral tidak dapat dikonsumsi secara berlebihan.

Hiperkalsemia, yang terdiri dari konsentrasi kalsium yang tinggi dalam darah, dapat menyebabkan masalah di seluruh tubuh: melemahnya tulang dan otot, nyeri, kontraksi otot, bahkan mual dan mudah tersinggung. Oleh karena itu, sangat penting untuk berhati-hati agar tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan yang kaya kalsium (seperti susu dan produk olahannya).

Jika dikonsumsi secara berlebihan, zat besi dapat menyebabkan rasa lemas dan kelelahan

Zat besi adalah mineral lain yang tidak bisa ditinggalkan dari makanan! Bagaimanapun, ini bertanggung jawab untuk pengangkutan oksigen dalam darah, mencegah anemia dan membantu produksi elastin dan kolagen (penting untuk kesehatan kulit). Tetapi, meskipun penting untuk fungsi organisme, ia juga tidak dapat dikonsumsi secara berlebihan.

Yang tidak diketahui banyak orang adalah, bila dikonsumsi secara berlebihan, zat besi dapat memabukkan, menyebabkan kelelahan, lemas, rambut rontok bahkan menyebabkan perubahan pada siklus haid. Kelebihan zat besi biasanya terjadi ketika seseorang mengonsumsi suplemen tanpa pengawasan medis yang tepat. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk mencari bantuan dari seorang profesional yang sesuai dan melakukan diet yang seimbang.

Fosfor yang berlebihan dapat menyebabkan otot dan masalah sirkulasi darah

Pernahkah Anda mendengar tentang hyperphosphatemia? Masalah ini terdiri dari konsentrasi fosfor yang tinggi dalam darah, yang menyebabkan masalah seperti sirkulasi darah yang buruk, kelemahan otot, kelelahan, mati rasa dan kesemutan pada otot. Seperti kalsium, fosfor merupakan mineral penting untuk kesehatan tulang, otot, dan gigi. Oleh karena itu, sebaiknya juga dikonsumsi setiap hari, tetapi selalu dalam jumlah sedang.

Mangan yang berlebihan memiliki efek toksik pada tubuh

Dalam daftar mineral yang harus dikonsumsi dalam jumlah sedang, mangan adalah salah satu yang paling menonjol. Meski penting untuk fungsi otak dan metabolisme, akhirnya menjadi racun jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Jika berlebihan di dalam tubuh, mineral tersebut akhirnya memabukkan hati dan mengganggu fungsi sistem saraf. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk mengonsumsi mangan dengan hati-hati, selalu teratur dan tidak berlebihan. Pada akhirnya, kata kunci untuk tidak pernah mengalami masalah makanan selalu sama: keseimbangan.