Apa yang harus dimakan saat melakukan Crossfit? Temukan diet yang ideal!

Metode pelatihan dengan pertumbuhan tercepat di dunia, CrossFit adalah demam di beberapa pusat kebugaran latihan beban di Brasil. Selain menjadi aktivitas fisik yang hebat, olahraga pada dasarnya juga membawa konsep hidup baru bagi para pelakunya - yang mencakup segala hal mulai dari perubahan dalam kebiasaan dan kebiasaan sehari-hari hingga pendidikan ulang pola makan yang intens. Karena tingkat keausannya yang tinggi, diet yang disesuaikan dengan tuntutan fungsionalnya, melalui nutrisi yang seimbang, harus dikaitkan dengan kapasitas dan minat setiap orang.

CrossFit adalah aktivitas yang sangat fisik!

Secara umum, CrossFit adalah program latihan kekuatan dan pengkondisian fisik umum berdasarkan gerakan fungsional, dilakukan dengan intensitas tinggi dan bervariasi secara konstan. Biasanya, gerakan-gerakan ini terbagi dalam tiga modalitas: angkat besi Olimpiade, senam Olimpiade, dan pengkondisian metabolisme atau kardio. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang nutrisi yang tepat untuk kegiatan ini, kami mewawancarai ahli gizi olahraga Rossana Torales, yang menjelaskan bagaimana kita harus menjaga keseimbangan latihan dengan makanan kita.

Apa diet yang tepat untuk mereka yang berlatih Crossfit?

Rossana: Karena ini adalah olahraga yang membutuhkan performa, atlet membutuhkan nutrisi yang cukup dan lengkap agar berhasil dalam aktivitas tersebut, menghindari cedera, dan mencapai pemulihan yang cepat dan efektif. Makanan harus terdiri dari makanan yang kaya akan karbohidrat kompleks dan sederhana seperti (sereal, pasta, sayuran, umbi-umbian), protein hewani dan nabati seperti ikan, daging merah, telur, kacang-kacangan dan vitamin dan mineral (buah merah, daun gelap). Selain itu, kita tidak boleh lupa tentunya untuk mengutamakan buah-buahan, sayur mayur dan rempah-rempah, seperti jahe, kunyit, dan bawang putih yang memiliki daya antioksidan tinggi dan merupakan obat anti inflamasi yang membantu mencegah kerusakan otot.

Makanan apa yang terbaik untuk kita makan sebelum dan sesudah aktivitas ini?

Rossana: Karena ini adalah olahraga yang menghasilkan asidosis metabolik, makanan basa direkomendasikan sebelum dan / atau pada setiap sesi. Beberapa contohnya adalah ubi jalar, ubi jalar, lentil, biji-bijian, plum, nanas, brokoli, buncis dan mandarin. Selama berolahraga, saya merekomendasikan jahe dalam kubus kecil dengan air, yang membantu memerangi peradangan dan stres yang diproduksi dalam tubuh. Setelah beraktivitas, penting untuk mengonsumsi karbohidrat seperti nasi dan sebagian protein, selain delima merah muda atau jus bit, yang meningkatkan perfusi dan memberi lebih banyak energi, membantu aktivitas mitokondria.

Apakah menurut Anda CrossFit adalah aktivitas yang baik untuk orang biasa (yaitu non-atlet)? Karena?

Rossana: Ya, CrossFit, lebih dari sekadar olahraga, adalah gaya hidup. Namun, orang yang baru mengenal aktivitas fisik ini perlu berhati-hati, terutama dengan beban yang berat, untuk menghindari cedera dan masalah di kemudian hari. Oleh karena itu, penting untuk mengikuti olahraga ini di bawah bimbingan seorang guru yang berkualifikasi dan juga ahli dalam jenis nutrisi ini.

Makanan diindikasikan untuk mereka yang mempraktikkan CrossFit

Alkali: Konsumsi makanan alkali membantu menurunkan keasaman darah, oleh karena itu menjadi faktor penting untuk keseimbangan organisme dan membantu dalam penyembuhan dan pencegahan penyakit. Yang menonjol berikut ini: ubi jalar, ubi jalar, lentil, biji-bijian, plum, nanas, brokoli, buncis dan jeruk keprok

Karbohidrat: Karbohidrat memberi tubuh kita energi sehingga kita dapat melakukan berbagai fungsi, penting untuk membuat kita tetap kuat dan sehat. Yang menarik adalah: sereal, pasta, ikan, daging merah, dan telur.

Buah dan sayuran: Mereka membawa banyak manfaat bagi kesehatan. Mereka memiliki nutrisi yang sangat diperlukan untuk kehidupan sehari-hari, seperti vitamin C, yang bertindak sebagai antioksidan dan membantu memperlambat penuaan. Selain itu, mereka membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, meningkatkan kekebalan dan memperkuat tulang. Mereka menonjol: buah merah dan daun gelap.

Rempah-rempah: Mereka memiliki kekuatan antioksidan tinggi dan merupakan obat anti inflamasi yang membantu mencegah kerusakan otot. Sorotannya adalah: jahe, kunyit, dan bawang putih.