Pemberian makan pasca melahirkan: apa yang harus dimakan setelah kehamilan?

Produk yang direkomendasikan

Arugula Taeq Organik

Arugula Taeq Organik

Tombol Pengiriman Pão de Açúcar

Merawat anak, terutama saat baru lahir, merupakan bagian dari hakikat dan pengasuhan ibu. Namun, ibu seringkali lupa akan kesejahteraan dirinya sendiri dan mereka juga perlu memperhatikan kesehatan pada masa nifas ini. Untuk itu, diet kaya nutrisi dan seimbang sangat penting, terutama, agar tidak memengaruhi proses menyusui bayi.

Nifas merupakan momen baru bagi wanita dan banyak keraguan yang sering muncul, baik terkait dengan perawatan makanan bayi dan kondisi baru ibu serta perubahan fisik yang terjadi dengannya. Bagaimana Anda tahu jika apa yang akan dimakan ibu dapat membahayakan bayi, terutama jika sang ibu mengkhawatirkan kebugarannya kembali sebelum hamil?

Untuk mengatasi beberapa masalah ini, ahli gizi fungsional Carolina Baliere menjelaskan bahwa berinvestasi dalam makanan yang bermanfaat bagi kesehatan bayi dan ibu adalah hal yang mungkin, tanpa harus mengikuti diet penurunan berat badan saat ini. "Asupan kalori sebaiknya tidak dikurangi agar tidak membahayakan ASI dan produksi ASI", terangnya. Idealnya adalah diet seimbang, menyediakan lebih banyak vitamin dan mineral, menghindari lemak berkualitas buruk, karbohidrat sederhana, gula dan produk industri, ”jelas ahli gizi, yang menyiapkan daftar makanan yang harus dikonsumsi dalam periode pasca-kehamilan ini.

7 Makanan yang harus dikonsumsi pada masa nifas

Pisang - Kaya serat, pisang berkontribusi pada fungsi usus yang lebih baik. Kalium dalam komposisinya berkontribusi pada penurunan tekanan darah dan keseimbangan natrium dalam tubuh. Triptofan berkontribusi pada perasaan kesejahteraan dan kesenangan, mengendalikan kecemasan.

Kakao - Juga kaya triptofan, kakao juga mengandung magnesium, yang berkontribusi pada kesehatan jantung dan kaya akan antioksidan, yang mendukung kemudaan sel.

Alpukat - Sumber lemak yang baik, alpukat juga mengandung triptofan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan memiliki konsentrasi vitamin A. Buah ini juga dikenal dapat melindungi otak, karena tingginya jumlah asam folat.

Fish - Carolina menunjukkan bahwa ikan seperti salmon, tuna, dan sol kaya akan omega 3, nutrisi penting untuk perkembangan neurologis dan visual bayi.

Air - Hal mendasar lainnya dalam periode postpartum adalah hidrasi. Carolina menyarankan setidaknya 2 setengah liter air sehari, untuk menjamin produksi susu.

Daun hijau tua - kaya akan kalsium, seng dan magnesium, yang melindungi tulang dan sistem kekebalan tubuh. Ahli gizi menyoroti pentingnya mengonsumsi sayuran seperti selada air, kangkung, dan brokoli.

Karbohidrat utuh - Karena memiliki lebih banyak serat, karbohidrat ini menjamin rasa kenyang yang lebih besar dan memfasilitasi transit usus dan, oleh karena itu, harus dikonsumsi sebagai pengganti karbohidrat sederhana.