Mengapa kacang menyebabkan kembung? Pelajari cara menghindari gas dalam persiapan legum

Anda mungkin pernah mendengar bahwa polong-polongan (seperti buncis dan kacang polong) mengeluarkan gas jika dikonsumsi terlalu banyak. Pernyataan ini benar-benar memiliki perubahan yang nyata, Anda tahu? Bergantung pada cara biji-bijian disiapkan, biji-bijian tersebut berpotensi meningkatkan pembentukan gas. Ingin tahu mengapa ini terjadi dan bagaimana menghindari masalah tersebut? Kami mengklarifikasi poin-poin penting tentang subjek dan tip terpisah untuk menghindari pembentukan gas. Periksa!

Rendam legum untuk menghilangkan enzim dan zat yang harus dibuang

Merendam legum adalah salah satu tahapan terpenting dari persiapannya, lho? Hal terbaik, bahkan, adalah menjaga biji-bijian terendam di air selama sekitar 12 jam - dengan demikian, enzim dan zat lain dilepaskan yang harus dibuang.

Fitat (atau asam fitat), khususnya, adalah zat yang terdapat dalam kacang-kacangan yang - selain menghambat penyerapan mineral (seperti zat besi, seng, dan kalsium) oleh tubuh kita - juga membuat proses pencernaan menjadi sangat sulit, berkontribusi pada pembentukan gas. Sebagian besar kacang-kacangan, termasuk kacang-kacangan, kedelai, buncis, lentil, dan kacang polong, juga memiliki oligosakarida, yang merupakan jenis karbohidrat yang sulit dicerna. Zat ini biasanya mencapai usus besar dan, jika difermentasi oleh bakteri, menyebabkan pembentukan gas.

Sisi baiknya adalah tidak terlalu sulit untuk mengeluarkan zat ini dari makanan. Ketika kita merendam legum untuk waktu yang lama (setidaknya selama 12 jam), kadar oligosakarida menurun dan fitat tersebut akhirnya dinetralkan oleh enzim lain. Namun, setelah merendam kacang, ingatlah untuk membuang airnya dan menambahkan air baru untuk memulai proses memasak. Ini adalah tip yang menjamin pembersihan legum dengan baik, selain untuk mengatasi masalah pembentukan gas. Sangat sederhana, bukan?

Catatan: Selain kacang-kacangan dan biji-bijian (seperti jagung dan quinoa), minyak sayur (seperti chestnut, almond, dan walnut) juga perlu direndam agar antinutrisi dalam makanan dapat dibuang. Mengikuti tip persiapan ini, tidak ada kesalahan!

Memasak kacang lebih lama adalah tip lain untuk mempercepat proses pencernaan

Bagi mereka yang menderita sakit perut, saran menarik lainnya adalah memasak kacang-kacangan dan polong-polongan lebih lama. Dengan demikian, biji-bijian menjadi lebih lembut dan lebih mudah dicerna. Namun, ini adalah ukuran bagi mereka yang memang memiliki masalah besar terkait sistem pencernaannya. Seringkali, merendam legum ini lebih dari cukup!