Temukan makanan yang cocok untuk penderita diabetes yang membantu produksi insulin

Diabetes adalah penyakit kronis yang, menurut Organisasi Kesehatan Dunia, mempengaruhi sekitar 347 juta orang di seluruh dunia. Entah karena faktor genetik atau akibat pola makan yang buruk, ini disebabkan oleh kurangnya atau rendahnya produksi insulin di pankreas - faktor yang bertanggung jawab atas peningkatan kadar glukosa (gula) darah.

Namun, meskipun tidak ada obatnya, kabar baiknya adalah kehidupan yang seimbang masih mungkin terjadi jika perawatan yang diperlukan diambil. Salah satu yang paling penting, seperti yang sudah diketahui semua orang tentang penyakit ini, adalah menghindari gula, tetapi tidak berhenti di situ: beberapa makanan tidak dapat ditinggalkan dari diet diabetes baik dengan meningkatkan produksi insulin. Ketahui lebih banyak tentang subjek!

Karbohidrat utuh membantu mengatur glukosa

Kaya nutrisi dan serat yang membantu mengontrol kadar glukosa darah, karbohidrat utuh - seperti nasi, roti, dan sereal - termasuk di antara makanan penting untuk meningkatkan kadar insulin. Ini karena mereka memiliki kromium, bahan yang membantu menjaga kadar glukosa darah dan mengatur nafsu makan untuk mengendalikan keinginan makan yang manis.

Almond memiliki indeks glikemik dan efek antioksidan yang rendah

Hanya dengan indeks glikemik yang rendah, kacang almond sudah menunjukkan bahwa mereka membawa manfaat bagi penderita diabetes. Tapi bukan itu saja: mereka juga direkomendasikan untuk diet ini karena membantu mengatur kadar glukosa, merupakan sumber "lemak baik", meningkatkan sensitivitas insulin dan masih memiliki efek antioksidan - yang bagus untuk tulang, yang secara langsung dapat dipengaruhi oleh diabetes.

Biji rami meningkatkan sensitivitas insulin

Salah satu kelemahan terbesar dalam pengobatan diabetes adalah resistensi insulin. Tapi tahukah Anda bahwa biji rami bisa menjadi sekutu yang baik dalam mengatasi masalah ini? Karena mereka sudah mengetahui potensinya untuk mengurangi jumlah gula dalam darah, para peneliti menguji tanaman tersebut dan melihat peningkatan yang signifikan pada tingkat glukosa pada penderita diabetes - yang dikreditkan dengan kekuatan antioksidan yang tinggi dari makanan tersebut. Belum lagi, secara umum biji rami meningkatkan sensitivitas insulin.

Kayu manis meningkatkan efektivitas insulin tiga kali lipat

Selain menurunkan jumlah gula dalam darah, kayu manis juga meningkatkan sensitivitas insulin dan meningkatkan pengangkutan glukosa dalam sel. Pasalnya, bumbu dapur memiliki khasiat yang membuat sel lemak merespons insulin dengan lebih baik, seperti glutathione yang merupakan antioksidan, dan MHCP flavonoid (senyawa kimia aromatik).

Daun hijau juga membantu dalam diet karena adanya magnesium

Daun hijau, seperti kol, selada dan sawi putih, juga diindikasikan untuk mengobati dan mencegah diabetes. Ini terjadi berkat fungsi antioksidan dan kehadiran magnesium, mineral yang memiliki efek positif dalam pengobatan penyakit ini dengan membantu dalam proses pengaturan sel dan insulin. Menurut survei British Medical Journal, konsumsi setengah porsi daun hijau masih membantu mengurangi risiko penyakit hingga 14%. Tipnya adalah dengan meminum jus hijau, yang selain memiliki efek detoksifikasi juga memiliki berbagai jenis daun dalam pembuatannya.

Biji gandum bermanfaat dalam pengobatan insulin karena mengandung serat, vitamin E dan mangan

Bibit gandum juga merupakan bahan penting dalam diet diabetes. Alasannya? Karena kaya serat dan vitamin E, penting untuk meningkatkan sensitivitas insulin, selain membantu sintesisnya dengan memiliki mangan. Untuk mencapai manfaat tersebut, tipnya adalah mengonsumsi setidaknya satu sendok makan gandum setiap hari.