Manfaat kedelai: mengapa beralih ke konsumsi bahan vegan ini

Dengan meningkatnya jumlah vegan di dunia, bahan-bahan serbaguna dan non-hewani menjadi semakin populer. Ini kasus kedelai, biji-bijian yang digunakan untuk membuat susu menjadi tepung. Tetapi bagian terbaiknya adalah selain menjadi pengganti makanan yang berbeda, konsumsinya sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Kedelai kaya akan vitamin mineral

Salah satu manfaat terbesar kedelai adalah memiliki kombinasi vitamin dan mineral yang kuat. Sebagai permulaan, ia kaya akan vitamin A, yang artinya baik untuk mata serta membuat kulit dan rambut lebih kuat. Ia juga memiliki jumlah vitamin C yang baik, yang berarti membantu penyerapan zat besi oleh tubuh, selain menjadi antioksidan yang baik. Faktor tersebut membuat tubuh lebih tahan terhadap penyakit dan juga memerangi kelebihan radikal bebas dalam tubuh. Zat-zat ini, pada gilirannya, dapat menghasilkan oksidasi sel, yang mengarah pada penuaan dini dan, dalam kasus yang lebih ekstrim, perkembangan kanker.

Berkaitan dengan mineral, kedelai sekali lagi membuktikan keefektifannya sebagai bahan serbaguna. Itu karena kaya akan kalsium, yang banyak terdapat pada susu. Tetapi karena vegan tidak makan apa pun yang berasal dari hewani, minuman kedelai adalah pengganti yang baik. Perlu diingat bahwa kalsium membuat gigi dan tulang lebih kuat, mencegah masalah seperti osteoporosis.

Kedelai juga memiliki fosfor dalam jumlah yang baik, mineral yang bekerja dalam pembentukan DNA dan RNA. Dengan ini, membantu metabolisme, memberi lebih banyak energi untuk tubuh dan diindikasikan kepada orang yang berolahraga. Akhirnya, ia memiliki magnesium, yang membantu fungsi sel dan hormonal yang tepat.

Itu sangat protein

Bagi mereka yang memutuskan untuk meninggalkan menu daging untuk selamanya, kedelai adalah alternatif yang baik. Ini karena kaya akan protein nabati, yang penting untuk berfungsinya tubuh. Selain itu, mencegah timbulnya penyakit kardiovaskular dan anemia. Perlu diingat bahwa tahu juga terbuat dari kedelai, dan karenanya dimasukkan dalam resep vegan sangat ideal bagi mereka yang perlu makan lebih banyak protein.

Memiliki serat larut

Berkat serat larutnya, yang larut dalam air, kedelai mengontrol kadar kolesterol dan mengurangi kadar gula darah. Makanan dengan komponen ini juga memberi Anda perasaan kenyang, yang mengurangi kemungkinan orang tersebut makan lebih dari yang mereka butuhkan. Dengan itu, dia adalah sekutu hebat diet penurunan berat badan. Ini juga sekutu usus untuk mengatur sistem pencernaan, mencegah masalah seperti pembengkakan tubuh dan sembelit.

Memiliki isoflavon, yang mengurangi PMS dan gejala menopause

Kedelai juga mengandung isoflavon, senyawa yang sering diresepkan sebagai suplemen oleh dokter. Ini karena bahan aktif ini mengurangi gejala PMS dan menopause, dan karenanya diindikasikan untuk wanita yang menderita masalah ini. Di saat yang sama, isoflavon berlebih bisa merusak tubuh. Oleh karena itu, sangat penting untuk memprioritaskan pola makan seimbang yang kaya nutrisi berbeda sehingga tidak perlu mengonsumsi kedelai dalam jumlah banyak. Mengingat bahwa vegan pun dapat menemukan pengganti lain untuk produk hewani. Idealnya adalah berkonsultasi dengan ahli gizi untuk memastikan bahwa menu harian Anda menyediakan semua nutrisi yang diperlukan untuk kesehatan Anda.