7 makanan yang membantu melawan selulit!

Selulit, siapa yang tidak? Salah satu mimpi buruk terburuk, terutama di alam semesta wanita, ketidaksempurnaan dalam tubuh ini dapat dihitung hari-harinya, melalui perintah makan yang sehat! Pola makan yang kaya, memanfaatkan nutrisi terbaik yang bervariasi dapat banyak membantu mengurangi dan memperbaiki penampilan sel-sel ini yang membuat kulit lebih padat dan kurang seragam.

Padahal, selulit adalah peradangan sel, akibat penumpukan sel lemak di antara kulit dan otot. Peradangan ini menyebabkan karakteristik kulit berubah. Wanita lebih cenderung memiliki selulit jika dibandingkan dengan pria, karena pada umumnya mereka memiliki lebih banyak lemak dalam komposisi tubuhnya. Tapi, tenanglah. Kebiasaan sehat dan pendidikan ulang makanan tidak dapat membantu, seperti yang dijelaskan ahli gizi Juliana Saldanha:

"Pola makan yang kaya, warna yang bervariasi dan nutrisi yang baik dapat membantu mengurangi penumpukan sel lemak. Selain itu, menjaga berat badan yang sehat berkontribusi pada pencegahan selulit" jelas pakar yang menulis untuk situs www.jsnutricionista tersebut. .with.

Lakukan aktivitas fisik secara teratur

Juliana juga menegaskan, latihan senam fisik secara teratur juga dapat membantu mengurangi dampak selulit. Ini karena kebiasaan ini membantu menjaga berat badan yang sehat dan mencegah penumpukan sel lemak yang tidak normal dan tidak teratur dalam tubuh. Sesuatu yang tidak boleh terlewatkan dalam kehidupan sehari-hari adalah banyak minum air putih, agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik dan, alhasil, kulit terindah.

Berikut beberapa makanan yang membantu mengurangi selulit

Chia: Semakin populer dalam kehidupan sehari-hari, biji ini merupakan salah satu sumber nabati omega 3, yang memiliki aksi anti-inflamasi, sehingga meningkatkan tampilan selulit.

Biji rami: Seperti halnya chia, biji rami adalah makanan yang kaya omega 3. Selain itu, biji rami merupakan sumber serat, nutrisi yang mengurangi penyerapan lemak oleh tubuh.

Salmon: Salmon juga merupakan sumber "lemak baik" yaitu omega 3, dan juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida.

Tuna: Sumber hewani lainnya dari omega 3 adalah tuna, yang selain mengurangi kolesterol, trigliserida, dan selulit, juga membantu mempercepat metabolisme.

Teh hijau: Teh hijau memiliki tindakan diuretik, sehingga membantu retensi air, yang meningkatkan tampilan selulit. Teh ini masih memiliki khasiat termogenik, karena mengandung kafein yang dapat mempercepat metabolisme.

Nanas: Nanas juga merupakan makanan diuretik, yang membantu mendetoksifikasi tubuh dan mengurangi selulit. Buah ini, meski memiliki rasa yang lebih asam, merupakan makanan alkali yang dapat membantu mencegah kerusakan pada tubuh seperti penuaan dini dan penambahan berat badan.

Semangka: Ini adalah salah satu buah dengan kandungan air tertinggi, dan karenanya memiliki sifat diuretik. Selain itu, semangka adalah sumber serat yang baik, yang dapat membantu mengatur metabolisme, menambah rasa kenyang dan, akibatnya, menurunkan berat badan.